Thursday, March 20, 2008

DOA SETELAH MAKAN

Alhamdu lillaahilladzii ath'amanaa wa saqaana wa ja'alanaa minal muslimiin

Artinya:
Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum dan menjadikan kami orang muslim.

 

atau

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic009A

‘Segala puji bagi Allah yang memberi makan ini kepadaku dan yang memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.’ (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majah)

 

atau

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic009B

‘Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, yang baik dan penuh berkah, bukan pujian yang tidak dianggap atau tidak dibutuhkan oleh Tuhan kami.’ (HR. Bukhari 6/214 dan Tirmidzi dengan lafal yang sama 5/507)

DOA SEBELUM MAKAN

Allaahumma baarik lanaa fii maa razaq tanaa wa qinaa 'adzaa bannaar

Artinya:
Yaa Allah... Berikanlah berkah dalam rezekimu ini dan lindungilah kami dari siksa api neraka.

atau

Apabila seseorang di antara kamu memakan makanan, hendaklah membaca:

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0098

(i)
Bismillaah ‘Dengan nama Allah.’

…dan jika kamu lupa pada permulaannya, hendaklah membaca:

(ii) Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirih ‘Dengan nama Allah di awalnya dan di akhirnya.’
(HR. Abu Dawud 3/347 dan Tirmidzi 4/288)

 

Barangsiapa yang diberi rizki oleh Allah berupa
makanan, hendaklah membaca:

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0099

(i) Allaahumma baariklana fiihi wa ath'imnaa khairan minhu
‘Ya Allah, berilah kami berkah dengan makanan itu dan berilah makanan yang lebih baik.’

…dan apabila diberi rezeki berupa minuman susu,
hendaklah membaca:

(ii) Allaahumma baariklana fiihi wa dzidnaa minhu
‘Ya Allah, berilah kami berkah dengan minuman itu dan berilah tambahan lagi daripadanya.’ (HR. Tirmidzi 5/506)

DOA KELUAR RUMAH

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic000F

Bismillaahi tawakkaltu 'alallaahi walaa haula walaa quwwata illaa billaah
Artinya:
Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada-Nya dan tiada daya upaya melainkan dengan pertolongan Allah.

 

atau

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0010

‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu jangan sampai aku sesat atau disesatkan, berbuat kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya, dan bodoh atau dibodohi.’ (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibn Majah dan AnNasa’i)

DOA KELUAR WC / KAMAR MANDI

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic000B

Ghufraanaka

Artinya:
‘Aku minta ampun kepadaMu.’
(HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibn Majah)

 

atau

Alhamdulillaahil ladzii adzhaba'anil adzaa wa'aafaani

Artinya:
Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dan yang telah menyelamatkan aku.

DOA MASUK WC / KAMAR MANDI

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic000A

Allaahumma inni a'uudzu bika minal khubutsi wal khabaaits

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan dan kotoran.(HR. Al-Bukhari 1/45 dan Muslim 1/283. Tambahan kata dalam kurung diriwayatkan oleh Sa’id Ibn Mansur)

Wednesday, March 5, 2008

DOA SEBELUM TIDUR

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic005E 

Bismikallahumma amuutu wa ahyaa
‘Dengan namaMu ya Allah, aku mati dan hidup.’
(HR. Bukhari dan Muslim 4/2083)

‘Maukah kamu berdua (Rasullah berbicara kepada Ali dan Fatihmah ketika mereka berdua meminta pembantu), aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik bagi kamu daripada pembantu? Apabila kamu akan tidur, bacalah:

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic005F 
(i) Subhaanallaah ‘Maha Suci Allah.’ (33 kali)
(ii) Alhamdulillaah ‘Segala puji bagi Allah.’ (33 kali)
(iii) Allaahu Akbar ‘Allah Maha Besar.’ (34 kali)


…Sesungguhnya bacaan tersebut lebih baik bagimu daripada seorang pembantu.’ (HR. Muslim dan Bukhari 4/2091)


‘Rasulullah saw. apabila akan tidur di tempat tidurnya pada setiap malam, beliau mengumpulkan dua tapak tangannya. Lalu ditiupnya dan dibacakan Qul huwallaahu ahad, Qul a’uudzu birabbil falaq dan Qul a’uudzu birabbin naas. Kemudian dengan dua tapak tangannya, beliau mengusap tubuh yang dapat dijangkau dengannya. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan. Beliau melakukannya tiga kali.’ (HR. Bukhari dan Muslim 4/1723)


Rasulullah saw. juga mengatakan: ‘Apabila kamu hendak ke tempat tidurmu, maka bacalah ayat Kursi. Sesungguhnya kamu akan dijaga oleh malaikat yang diutus oleh Allah, dan kamu tidak akan didekati oleh setan hingga waktu pagi.’ (HR. Bukhari)


Rasulullah saw. juga mengatakan: ‘Barangsiapa yang membaca dua ayat dari akhir surat AlBaqarah di suatu malam, maka dua ayat tersebut akan mencukupinya (memeliharanya dari gangguan syetan dan lain-lain).’ [Al-Baqarah (2): 285-286]
(HR. Bukhari dan Muslim 1/554)


Apabila seseorang di antara kamu berdiri lagi dari tempat tidurnya, kemudian kembali lagi, maka hendaklah dikibasi dengan ujung sarungnya tiga kali. Sesungguhnya dia tidak mengerti, apa yang terjadi sesudahnya. Apabila berbaring, maka bacalah:


Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic005B

‘Dengan nama Engkau wahai Tuhanku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan namaMu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku, maka berilah rahmat padanya. Tapi apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hambaMu yang shalih.’ (HR. Bukhari 11/126 dan Muslim 4/2084)


Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic005C

‘Ya Allah, sesungguhnya Engkau menciptakan diriku, dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan hidupnya hanya milikMu. Apabila Engkau menghidupkannya, maka peliharalah. Apabila Engkau mematikannya, maka ampunilah. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu keselamatan.’ (HR. Muslim 4/2083, Ahmad 2/79, lafal hadits ini darinya dan Ibn As-Sunni 721)


Rasulullah saw. apabila akan tidur, beliau meletakkan tangannya yang kanan di bawah pipinya, kemudian membaca:


Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic005D

‘Ya Allah, jauhkanlah aku dari siksaanMu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu.’ (dibaca tiga kali) (HR. Abu Dawud 4/311, lafal hadits ini darinya)


Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0060

‘Ya Allah, Tuhan yang memguasai langit yang tujuh, Tuhan yang menguasai ‘arsy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu, Tuhan yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Tuhan yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkaulah yang pertama, sebelumMu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir setelahMu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang nyata, di atasMu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang batin, dibawahMu tidak ada sesuatu, lunasilah hutang kami dan berilah kekayaan kepada kami hingga kami terlepas dari kefakiran.’ (HR. Muslim 4/2084)

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0061

‘Segala puji bagi Allah yang memberi makan kami, memberi minum kami, mencukupi kami, dan memberi tempat berteduh. Berapa banyak orang yang tidak mendapatkan orang yang memberi kecukupan dan tempat berteduh.’ (HR. Muslim 4/2085)


Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0062

‘Ya Allah, Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Tuhan pencipta langit dan bumi, Tuhan yang menguasai segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, kejahatan syetan dan balatentaranya, atau aku berbuat kejelekan pada diriku atau aku mendorongnya kepada orang muslim.’ (HR. Abu Dawud 4/317 dan Sahih Tirmidzi 3/142)


Nabi saw. tidak akan tidur hingga membaca Alif laam mim tanzil dan tabarakal ladzi biyadihil mulku.’Surat As-Sajdah (32) dan surat Al-Mulk (67). (HR. Tirmidzi dan An-Nasa’i)


‘Apabila kamu akan tidur di tempat tidurmu, berwudhulah sebagaimana akan mengerjakan shalat, kemudian berbaringlah di atas bagian tubuh yang kanan, lalu bacalah:

Kumpulan Doa Dalam Al-Quran dan Sunnah_pic0063

‘Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu. Karena senang (mendapat rahmatMu) dan takut (akan siksaanMu). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dariMu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, NabiMu yang Engkau utus.’ …Apabila kamu meninggal, maka kamu akan meninggal dunia dengan memegang fitrah.’ (HR. Bukhari dan Muslim 4/2081)

KEUTAMAAN BERDZIKIR


Allah Ta’ala berfirman:
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepadaKu dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 152)


“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah yang banyak kepada Allah (dengan menyebut namaNya).”
(QS. Al-Ahzaab:41)


“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung.”
(QS. Al-Ahzaab:35)


“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksaan-Nya), tidak mengeraskan suara di pagi hari dan sore hari. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.”
(QS. Al-A’raaf: 205)


Rasulullah saw. Bersabda: “ Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.
(HR. Al-Bukhari 11/208, Muslim 1/539)


Rasulullah saw. juga berkata: “Maukah kamu, aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal leharnya atau mereka memenggal lehermu?
Para sahabat yang hadir berkata: “Mau (wahai, Rasulullah)!
Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi
(HR. At-Tirmizi 5/459 dan Ibn Majah 2/1245)


Rasulullah bersabda, Allah berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hambaKu kepadaKu. Aku bersamanya bila dia ingat Aku, bila dia mengingatKu dalam dirinya Aku mengingatnya dalam diriKu, bila dia menyebut namaKu dalam suatu perkumpulan, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik dari mereka, bila dia mendekat kepadaKu sejengkal Aku mendekat kepadanya sehasta, bila ia mendekat kepadaKu sehasta Aku mendekat kepadanya sedepa, bila dia datang kepadaKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.
(HR. Al-Bukhari 5/175 dan Muslim 4/2061)


Dari Abdullah bin Busr r.a., dia berkata: Sungguh ada seorang lelaki berkata: ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam telah banyak aku terima. Oleh karena itu beritahulah aku sesuatu buat pegangan.’
Beliau bersabda: ‘Tidak hentinya lidahmu basah karena zikir kepada Allah.’
(HR. At-Tirmizi 5/458 dan Ibn Majah 2/1246)


Rasul saw. bersabda: “ Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Quran, akan mendapatkan satu kebaikan. Sedang satu kebaikan akan dilipatkan sepuluh kali. Aku tidak berkata: Alif laam miim, satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan mim satu huruf.
(HR. Tirmizi 5/175)


Dari Uqbah bin Amir ra. dia berkata: “Rasulullah saw. keluar, sedang kami di serambi mesjid (Madinah). Lalu beliau bersabda: “Siapakah diantara kamu yang senang berangkat pagi pada tiap hari ke Buththan atau Al-Aqiq, lalu kembali dengan membawa dua unta yang besar punuknya, tanpa mengerjakan dosa atau memutus sanak?
Kami (yang hadir) berkata: “Ya, kami senang wahai Rasulullah!
Lalu beliau bersabda: “Apakah seseorang diantara kamu tidak berangkat pagi ke mesjid lalu mengajar atau membaca dua ayat AlQuran, hal itu lebih baik baginya dari dua unta. Dan (mengajar atau membaca) tiga (ayat) akan lebih baik daripada memperoleh tiga (unta). Dan (bila membaca atau mengajar) empat ayat akan lebih baik baginya daripada memperoleh empat (unta) dan dari seluruh bilangan unta.
(HR. Muslim 1/553)


Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang duduk di suatu tempat lalu tidak berdzikir kepada Allah di dalamnya, pastilah dia mendapatkan hukuman dari Allah. Barang siapa yang berbaring dalam suatu tempat lalu tidak berdzikir kepada Allah, pastilah mendapat hukuman dari Allah.
(HR. Abu Dawud 4/264 dan lainnya)


Apabila suatu kaum duduk di majelis, lantas tidak berdzikir kepada Allah dan tidak membaca shalawat kepada Nabinya, pastilah ia menjadi kekurangan dan penyesalan mereka. Maka jika Allah menghendaki bisa menyiksa mereka dan jika menghendaki mengampuni mereka.
(HR. At-Tirmizi)


Dia saw. juga mengatakan: “ Setiap kaum yang berdiri dari suatu majelis, yang mereka tidak berdzikir kepada Allah di dalamnya, maka mereka laksana berdiri dari bangkai keledai, dan hal itu menjadi penyesalan mereka (di hari qiyamat).
(HR. Abu Dawud 4/264 dan Ahmad 2/389)